Sabtu, 07 Februari 2015

Waspadai Stroke!




Walaupun stroke tergolong penyakit degeneratif, saat ini stroke tidak hanya menyerang mereka yang berusia 40 tahun ke atas atau mereka yang berusia senja akan tetapi juga menyerang mereka yang di bawah 40 tahun, ini memang bukanlah hasil riset yang bisa dipertanggungjawabkan. Akan tetapi saya banyak menjumpai mereka di rumah sakit, bahwa stroke juga bisa menyerang mereka yang di bawah 40 tahun.
Stroke adalah sesuatu kondisi yang terjadi akibat pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu. Hal ini dapat mengakibatkan, terganggunya proses metabolisme sel-sel saraf yang bahkan dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel otak. Jika hal ini terjadi maka akan terjadi degenerasi sel-sel otak yang secara perlahan– jika tidak ditangani –akan mencapai titik Kematian. Kematian jaringan otak ini dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Bahkan walaupun bisa diselamatkan tidak jarang penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badan, hilang ingatan, dan kehilangan kemampuan untuk bicara.
Stroke terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh sumbatan (penghambat). Sumbatan ini disebabkan oleh banyak faktor seperti kolesterol, keasaman darah yang tinggi, pengentalan darah akibat kurang air, atau mungkin udara serta zat lain yang masuk dalam sistem pembuluh darah otak. Jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah arteri kanan dan kiri di leher atau istilah medisnya middle serebral artery, maka akan terjadi stroke berat yang dapat mengakibatkan kelumpuhan pada sebagian atau seluruh tubuh.
Sebenarnya penyumbatan pembuluh darah dapat memiliki efek tidak hanya stroke, tetapi juga dapat diikuti oleh penyakit lain, seperti hipertensi dan jantung, juga diabetes mellitus. Hal ini disebabkan oleh melemahnya metabolisme tubuh atau bahkan terjadi kerusakan terhadap sistem metabolisme tubuh di mana akan diikuti oleh kegagalan fungsi organ-organ vital seperti hati dan pankreas. Akan tetapi dengan perawatan yang tepat akan dapat meminimalisir terjadinya komplikasi.

Jenis Stroke

Jenis Stroke dibagi menjadi dua yaitu jenis stroke iskemik dan stroke hemorragik.
Stroke iskemik disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah atau penyumbatan yang disebabkan oleh bekuan darah ke otak. Sehingga aliran darah ke otak terhenti. Ini adalah jenis stroke yang diderita sekitar 83% dari seluruh penderita stroke di Indonesia.
Penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Suplai darah ke otak dilakukan oleh dua arteri karotis interna dan dua arteri vertebratis. Arteri-arteri ini adalah cabang dari lengkung aorta jantung. Endapan lemak yang terbentuk di pembuluh darah karotis akan mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke otak. Lemak yang terlepas dari arteri ini dan mengalir di dalam darah juga dapat mengendap ke arteri yang lebih kecil dan menyumbat aliran darah.
Selain disebabkan oleh lemak, penyumbatan pembuluh darah juga dapat disebabkan oleh adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, seperti dari dari jantung atau satu katupnya, yang biasanya sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung.
Peradangan atau infeksi juga bisa menyebabkan penyempitan pembulu darah yang menuju ke otak, juga penggunaan obat-obatan seperti kokain dan amfetamin berpotensi pada penyempitan pembuluh darah di otak dan menyebabkan stroke.
Pada jenis stroke hemorragik , pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Pada penderita stroke hemorragik, sekitar 70% terjadi pada penderita hipertensi.

Referensi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar